Menu Tutup

Apakah itu IGBT – Type, Karakter dan Pengaplikasian Nya

Apakah itu IGBT Type Karakter-dan-Pengaplikasian-Nya Pada Komponen Elektronik

Jika selama ini BJT & MOSFET merupakan yang umum digunakan untuk urusan management daya. Namun kedua komponen ini mempunyai beberapa keterbatasan untuk dipakai dalam program arus yang tinggi sekali. Jadi, dalam rangkaian elektronik untuk arus yang tinggi, kami menyarankan untuk mempergunakan IGBT.

Secara singkat Anda bisa mengartikan IGBT sebagai kombinasi di antara BJT & MOSFET, IGBT memiliki karakter input BJT, namun dengan karakter output yang dimiliki oleh MOSFET. Dan disini, kita Akan mengenal beberapa dasar IGBT, bagaimana cara kerjanya, dan cara mengaplikasikan nya dalam rangkaian elektronik.

IGBT ialah kependekan dari Insulated-Gate-Bipolar-Transistor. Piranti Ini merupakan switching semikonduktor 3 terminal, yang bisa dipakai utk switching cepat dengan tingkat keefektifan yang tinggi, pada beberapa tipe piranti elektronik. IGBT sering dipakai dalam amplifier utk menukar / mengolah skema gelombang kompleks dengan modulasi gelombang lebar.

Susunan IGBT

IGBT terdiri dari serangkaian ekivalen yg terdiri dari 2 transistor & MOSFET, hal ini dikarenakan IGBT mempunyai karakter keluaran, yang merupakan gabungan transistor PNP, transistor NPN, dan juga MOSFET. Insulated-Gate-Bipolar-Transistor menyatukan tegangan saturasi rendah dari transistor dengan impedansi input tinggi dan kecepatan switching dari MOSFET. Hasil yang didapat dari gabungan ini memberi karakter sakelar dan konduksi keluaran dari transistor bipolar, tapi tegangan dikendalikan seperti MOSFET.

struktur komponen penyusun dari IGBT

Beberapa nama lain dari IGBT ialah Insulated Gate Transistor (IGT), Metal Oxide Insulated Gate Transistor (MOSIGT), Gain Modulated Field Effect Transistor (GEMFET), Conducively Modulated Field Effect Transistor (COMFET).

Untuk dapat memahami cara kerja IGBT, Anda dapat membayangkan sumber tegangan VG yang tersambung secara positif ke terminal Gerbang berkenaan dengan Emitter. Pikirkan sumber tegangan lain VCC yang tersambung di Emitter dan Collector, di mana Collector masih positif berkenaan dengan Emitter. Sebab sumber tegangan VCC, ikatan J1 akan bias maju sedang ikatan J2 akan bias balik. Sebab J2 dalam bias balik, tidak bakal ada saluran arus dalam IGBT (dari kolektor ke emitor).

Secara singkat Anda bisa mengartikan IGBT sebagai kombinasi di antara BJT & MOSFET, IGBT memiliki karakter input BJT, namun dengan karakter output yang dimiliki oleh MOSFET

Awalannya, pikirkan jika tidak ada tegangan yang diaplikasikan ke terminal Gerbang, pada step ini IGBT akan ada pada kondisi non-konduktif. Saat ini bila kita tingkatkan tegangan gerbang yang diaplikasikan, sebab dampak kapasitansi pada susunan SiO2, ion negatif akan terakumulasi disamping atas susunan dan ion positif akan terakumulasi disamping bawah susunan SiO2. Ini akan mengakibatkan masuknya pembawa muatan negatif di wilayah p, makin tinggi tegangan yang diberi VG makin besar penyisipan pembawa muatan negatif. Ini akan mengakibatkan terciptanya aliran di antara persimpangan J2 yang memungkinkannya saluran arus dari kolektor ke emitor. Saluran arus dicontohkan selaku lajur arus pada gambar, saat tegangan Gerbang yang diaplikasikan VG tingkatkan jumlah saluran arus dari kolektor ke emitor bertambah.

Tipe IGBT

IGBT dikelompokkan selaku dua tipe berdasar susunan penyangga n +, IGBT yang mempunyai susunan penyangga n + disebutkan Punch through IGBT (PT-IGBT), IGBT yang tidak mempunyai susunan penyangga n + disebutkan Non- Punch Through- IGBT (NPT- IGBT).

Berdasar karakternya, NPT IGBT & PT IGBT dikatakan sebagai IGBT simetris dan Non Simetris. IGBT simetris sendiri memiliki pengertian mempunyai tegangan maju dan mundur yang serupa. Sedangkan IGBT asimetris ialah IGBT yang mempunyai tegangan breakdown kebalik dari IGBT Simetris. tegangan. IGBT simetris umumnya dipakai pada rangkaian circuit AC, sedang IGBT asimetris sering dipakai di circuit DC sebab tak perlu memberikan dukungan tegangan pada arah kebalikannya.

Karakter Switching IGBT

IGBT ialah piranti elektronik yang mengendalikan Tegangan, oleh karenanya hanya memerlukan tegangan kecil ke gerbang untuk selalu pada kondisi konduksi. Dan dikarenakan IGBT merupakan komponen elektronik satu arah, mereka cuman bisa mengubah arus menuju maju yang dari kolektor ke emitor. voltase gerbang VG diaplikasikan ke pin gerbang untuk menukar motor (M) dari tegangan supply V +. Resistor Rs secara kasar dipakai untuk batasi arus yang lewat motor

Karakter input awalan IGBT, pada saat tidak ada tegangan yang diaplikasikan ke pin gerbang, IGBT pada keadaan mati dan tidak ada arus yang mengucur lewat pin kolektor. Saat tegangan yang diaplikasikan ke pin gerbang melewati tegangan meningkat, IGBT mulai berjalan dan IG arus kolektor mulai mengucur di antara terminal kolektor dan emitor. Arus kolektor bertambah berkenaan dengan tegangan gerbang sama seperti yang diperlihatkan pada diagram berikut ini.

Karakter output IGBT mempunyai tiga step, awalannya, saat Gerbang Tegangan VGE ialah 0 piranti pada kondisi mati, ini disebutkan daerah cutoff. Saat VGE dinaikkan apabila kurang dari tegangan tingkat karena itu bakal ada arus bocor kecil yang mengucur lewat piranti, tapi piranti tetap ada di daerah cutoff. Saat VGE dinaikkan melewati tegangan tingkat, piranti masuk di daerah aktif dan arus mulai mengucur lewat piranti. Saluran arus akan bertambah dengan kenaikan tegangan VGE seperti nampak pada diagram di atas.

Pengaplikasian IGBT

IGBT dipakai dalam bermacam program seperti pendorong motor AC dan DC, Unregulated Power Suplai (UPS), Switch Model Power Supplies (SMPS), kontrol motor traksi dan pemanas induksi, inverter, dipakai untuk menyatukan FET gerbang terisolasi untuk input kontrol dan transistor daya bipolar selaku sakelar pada sebuah piranti, dan lain-lain.

Posted in Elektronika